jump to navigation

Globalisasi April 11, 2009

Posted by princeikki in Uncategorized.
trackback

globalisasi

Akhir-akhir ini kemajuan teknologi sudah berkembang dengan pesat. Begitupun di bidang pendidikan. Setiap anak kini dapat merasakan bagaimana mudahnya mencari tugas-tugas mereka di internet. Selain itu ilmu pengetahuan dari luar kini mulai memasuki negara ini. Mengapa demikian, hal diatas dapat terjadi karena adanya proses globalisasi. Hal ini memiliki banyak dampak bagi masyarakat dunia kini.

Kini informasi dari luar dapat mudah terjaring oleh kita. Apalagi dalam bidang pendidikan saat ini, yang sudah berkembang daripada zaman dahulu sebelum dimulainya proses globalisasi. Anak-anak kini sudah banyak merasakan proses globalisasi tersebut. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya buku-buku impor yang mereka miliki, lalu beberapa teknologi yang mereka miliki. Seperti: handphone, computer, dll.

Mereka juga sudah dapat melihat berbagai kejadian/peristiwa di dunia dengan adanya televisi. Sudah begitu besarnya proses globalisasi menimpa negara kita ini. Apalagi negara-negara yang masih berkembang di belahan dunia yang lain. Bagaimanakah kita harus menyikapi proses gobalisasi ini yang sudah berjalan. Dan apa yang harus kita lakukan kini.

Globalisasi, proses perubahan dunia gelombang ketiga ini telah merambah hampir di seluuh negara di dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Dan, salah satu dampak dari globalisasi yaitu menyangkut tentang dunia pendidikan di negara kita. Mungkin kita sedikit tidak merasa bahwa negara kita telah terkena arus globalisasi dalam bidang pendidikan.

Salah satu contoh dari dampak globalisasi di bidang pendidikan yaitu adanya kemajuan di bidang-bidang seperti: kemajuan teknologi komunikasi, kemajuan teknologi informatika, kemajuan teknologi transportasi. Hal ini, mungkin akan membantu negara kita yang masih dalam proses berkembang seperti saat ini.

Globalisasi juga menuntut negara kita memiliki generasi yang cerdas dan kreatif, agar dapat bersaing di dunia internasional. Hal ini dapat kita wujudkan dengan mensukseskan wajib belajar selama sembilan tahun sebagai pendidikan dasar. Serta belajar untuk memanfaatkan teknologi dan informasi yang masuk dan berkembang di negara kita.

Selain hal-hal yang ada diatas, globalisasi juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi negara kita contohnya: terjadinya krisis pengikisan nilai-nilai luhur yang mengakibatkan hilangnya nilai moral bangsa dan hilangnya jati diri bangsa tersebut. Nilai dan budaya dari negara maju diadopsi dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat kita. Meningkatnya sifat konsumerisme yang terjadi akibat kemajuan teknologi yang meberi fasilitas dan kemudahan mendapat sesuatu.

Untuk menghindari hal-hal seperti diatas maka kita sebagai bangsa indonesia harus tetap memegang teguh nilai-nilai luhur dalam setiap hal yang akan menyangkut globalisasi. Serta memilih secara selekti nilai dan budaya asing yang masuk ke dalam negeri ini. Selain itu, pemerintah kita harus menyusun ulang kebijakan tentang pendidikan atau membuat program pendidikan yang nantinya akan menghasilkan generasi bangsa yang cerdas, kreatif, dan bermutu di dunia internasional.

Isu yang sekarang banyak berkembang di dunia global adalah pemanasan global yang sekarang sedang gencar-gencarnya berhembus. Kaitannya dengan generasi penerus ialah, kita sebagai penerus bangsa harus dapat menghentikan krisis global ini, jika tidak masa depan bumi ini dapat terancam dengan pemanasan global yang terjadi ini.

Dalam dunia global ini juga, kita sebagai penerus generasi masa depan harus memiliki daya kreatifitas yang tinggi. Selain memiliki daya kreatifitas, kita juga harus dapat menjaga produk atau karya bangsa yang sudah ada atau yang telah kita ciptakan agar tidak dimanfaatkan oleh pihak luar.

Sudah menjadi konsekuensi negara kita karena memiliki karya bangsa yang banyak dan wilayah yang luas. Maka dari itulah kita harus lebih waspada terhadap kekayaan bangsa kita. Sudah banyak contoh yang terjadi saat budaya bangsa kita diambil oleh orang lain. Salah satu contohnya adalah angklung dan reog ponorogo yang diakui oleh bangsa malaysia. Dan masih banyak lagi budaya kita yang diakui oleh bangsa luar. Ironisnya, bangsa kita hanya mampu untuk meyalahkan, terperangah dan tidak bebuat apa-apa.

Kejadian diatas merupakan contoh ketidak mampuan kita dalam menjaga budaya asli kita terhadap bangsa luar. Dan, jangan sampai bangsa kita dijajah lagi oleh bangsa luar seperti yang pernah terjadi dahulu karena ketidak mampuan bangsa kita dalam menjaga budaya asli bangsa ini.

Terlihat sekali bahwa bangsa kita tidak mampu bertahan dalam arus globalisasi yang tengah berjalan ini. Jika kita terus tidak mampu berubah, maka negara kita akan tertinggal dalam dunia global. Disinilah tanggung jawab kita sebagai penerus bangsa akan dipertanyakan. Kita harus memperjuangkan negara kita agar tidak tergerus(semakin tenggelam) dalam arus globalisasi.

Komentar»

1. ampun deh - April 11, 2009

globalisasi.tetap saja aku tak punya uang


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: